09
Jul
08

PSMS Mundur, ISL 17 Klub?

Jakarta – Indonesia Super League (ISL) terancam hanya diikuti 17 klub setelah PSMS Medan mengirim surat pengunduran diri kepada Badan Liga Indonesia (BLI).

Masih belum diketahui secara detil apa yang menyebabkan PSMS tiba-tiba mengeluarkan surat untuk mundur itu. Namun, Direktur Kompetisi BLI Djoko Driyono memang membenarkan tentang adanya surat pernyataan tersebut. “BLI sudah menerima surat tersebut dan itu sah karena datang dari institusi yang bersangkutan,” ujarnya.

Djoko juga menambahkan bahwa belum ada keputusan apapun yang dikeluarkan BLI terhadap pernyataan mundur PSMS itu. Ia mengatakan bahwa BLI tidak bisa memaksakan kehendak sebuah klub jika tidak memang tidak mau mengikuti ISL.

“Tidak ada yang bisa memaksakan sebuah klub untuk ikut kompetisi karena itu merupakan hak dan kewajiban mereka. Mau main atau tidak itu haknya Medan. Tapi karena adaaspek kewajiban tentu akan ada hukuman. Hukumannya apa, itu tergantung dari komisi disiplin,” tandasnya.

“BLI hanya men-deadline mereka hingga besok. Kalau belum ada pernyataan apapun dari mereka maka kita akan merujuk pada surat mereka yang terakhir,” lanjutnya.

Itu berarti besar kemungkinan ISL akan berjalan dengan hanya 17 klub. Namun, Djoko mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap kompetisi. Biar PSMS mundur, kompetisi akan terus berjalan.

“Baik out atau go hal tersebut tidak akan mempengaruhi jadwal kompetisi. Kalau mereka jadi out ya berarti kita akan berjalan dengan 17 klub,” tegasnya.

Sumber : detiksport.com


1 Tanggapan ke “PSMS Mundur, ISL 17 Klub?”


  1. Juli 9, 2008 pukul 19:35

    ada pemenang lomba logo ISL, silahkan kunjungi blog saya, hehe, salam kenal!


Tinggalkan Balasan




Almanak

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Komunitas

Blog Stats

  • 27,216 hits

Gw banget

Seputih cinta ini
Ingin kulukiskan di dasar hatiku
Kesetiaan janjiku
Untuk pertahankan kasihku padamu

Bukalah mata hati
Ku masih cumbui bayang dirimu di dalam mimpi
Yang mungkin takkan pernah
Membawamu di genggammu

Dirimu di hatiku
Tak lekang oleh waktu
Meski kau bukan milikku
Intan permata yang tak pudar
Tetap bersinar
Mengusik kesepian jiwaku

Ku coba memahami
Bimbangnya nurani
Tuk pastikan semua
Tak akan kuingkari
Terlalu banyak cinta yang mengisi datang dan pergi
Namun tak pernah bisa
Lenyapkanmu di benakku